|
Puisi Renungan & Ketakutan Manusia |
|
|
|
Written by Nanda
|
|
Wednesday, 14 November 2007 |
RENUNGAN
Renungkanlah.
Siapa yang tau sampai kapan kita hidup?! Siapa yang tau berapa lama lagi kita harus menebus semua dosa?! Siapa yang tau takdir apa yang akan terjadi pada kita?! Siapa yang tau setelah mati kita akan ditempatkan dimana, surga atau neraka?!
Siapa yang tau apa yang akan terjadi besok?! Apa kita masih dapat berjalan seperti hari ini Apa kita masih bisa membaca seperti saat ini Kegembiraan yang kita rasakan dapat langsung berubah hanya dalam satu kedipan Seberapa besar kuasa manusia tuk melawan kata ”kun” Hanya dengan 0.005 detik atau bahkan kurang dari itu semua dapat terjadi Harta, nyawa dan segalanya menjadi tak berarti dan kan lenyap tanpa kompromi Apa yang dapat diperbuat manusia?! Membayangkan saja tak sanggup
Apa kamu punya ”tabungan” untuk menghadapinya?! Siapkanlah imanmu mulai dari sekarang
***
KETAKUTAN MANUSIA
Saat mata Tak mampu lagi menahan kelopaknya, Muncul keinginan tuk tidur dan bermimpi
Namun takut..takut..takut.., Tiba- tiba perasaan itu muncul lagi, Ku tak sanggup menyadari bahwa ku kan tertidur.
Doa dan terus berdoa
Dengan pengetahuan yang yakin, Ku sadar hanya meminjam raga tuk hidup Namun dengan keyakinan pula ku tak mampu Membayangkan jika hari ini adalah hari terakhir ku di dunia, Maka mungkin tak kan cukup amal ku tuk masuk surga
Ketakutan membuatku berfikir Jika aku mengetahui hari ini adalah hari terakhir Maka tiap detik kesempatan, akan aku gunakan ’tuk menebus dosa Namun jika aku tidak mengetahui bahwa hari ini adalah hari terakhir Maka akan ku sesali setiap waktu ku yang terbuang percuma
Takut...takut..takut sungguh ku takut Aku tidak akan mengetahui kapan hidupku kan berakhir Ku hanya ingin melakukan yang terbaik untuk hidup ku Tak kan kusia- siakan keringanan satu hari, satu menit bahkan satu detik untuk ku Berusaha menjadi lebih baik dan lebih baik
Hingga saatnya tiba, Ku kan siap dan ikhlas tuk menerimanya
Dari ketakutan yang aku rasakan 26 April 2007
”..... dan kami menjadikan tidurmu untuk istirahat, dan kami menjadikan malam sebagai pakaian dan kami menjadikan siang untuk mencari kehidupan. Sungguh, hari keputusan adalah suatu waktu yang telah ditetapkan. Dan segala sesuatu telah kami catat dalam suatu kitab ( buku catatan amal manusia). Sungguh orang- orang yang bertakwa mendapat kemenangan. (AN- NABA’ ; 9,10,11,17,29,31) |
|
Last Updated ( Sunday, 02 December 2007 )
|