|

Al-Qur'an dan Terjemah |
|
|
|
|
Gunakan Main Menu untuk menampilkan Index Al-Qur'an
|
Nama Surat: Al-Munafiqun Jumlah Ayat: 11
Menampilkan: 1-10
Dengan Nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
Pilih Halaman : 1 2 |
ÅöÐóÇ ÌóÇÁßó ÇáúãõäóÇÝöÞõæäó ÞóÇáõæÇ äóÔúåóÏõ Åöäøóßó áóÑóÓõæáõ Çááøóåö æóÇááøóåõ íóÚúáóãõ
Åöäøóßó áóÑóÓõæáõåõ æóÇááøóåõ íóÔúåóÏõ Åöäøó ÇáúãõäóÇÝöÞöíäó áóßóÇÐöÈõæäó
63.1. Apabila orang-orang munafik datang kepadamu, mereka berkata: "Kami mengakui, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul Allah". Dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul-Nya; dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya orang-orang munafik itu benar-benar orang pendusta.
ÇÊøóÎóÐõæÇ ÃóíúãóÇäóåõãú ÌõäøóÉð ÝóÕóÏøõæÇ Úóä ÓóÈöíáö Çááøóåö Åöäøóåõãú ÓóÇÁ ãóÇ ßóÇäõæÇ
íóÚúãóáõæäó
63.2. Mereka itu menjadikan sumpah mereka sebagai perisai , lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan.
Ðóáößó ÈöÃóäøóåõãú ÂãóäõæÇ Ëõãøó ßóÝóÑõæÇ ÝóØõÈöÚó Úóáóì ÞõáõæÈöåöãú
Ýóåõãú áóÇ íóÝúÞóåõæäó
63.3. Yang demikian itu adalah karena bahwa sesungguhnya mereka telah beriman, kemudian menjadi kafir (lagi) lalu hati mereka dikunci mati; karena itu mereka tidak dapat mengerti.
æóÅöÐóÇ ÑóÃóíúÊóåõãú ÊõÚúÌöÈõßó ÃóÌúÓóÇãõåõãú
æóÅöä íóÞõæáõæÇ ÊóÓúãóÚú áöÞóæúáöåöãú ßóÃóäøóåõãú ÎõÔõÈñ ãøõÓóäøóÏóÉñ íóÍúÓóÈõæäó ßõáøó
ÕóíúÍóÉò Úóáóíúåöãú åõãõ ÇáúÚóÏõæøõ ÝóÇÍúÐóÑúåõãú ÞóÇÊóáóåõãõ Çááøóåõ Ãóäøóì íõÄúÝóßõæäó
63.4. Dan apabila kamu melihat mereka, tubuh-tubuh mereka menjadikan kamu kagum. Dan jika mereka berkata kamu mendengarkan perkataan mereka. Mereka adalah seakan-akan kayu yang tersandar . Mereka mengira bahwa tiap-tiap teriakan yang keras ditujukan kepada mereka. Mereka itulah musuh (yang sebenarnya) maka waspadalah terhadap mereka; semoga Allah membinasakan mereka. Bagaimanakah mereka sampai dipalingkan (dari kebenaran)?
æóÅöÐóÇ Þöíáó áóåõãú ÊóÚóÇáóæúÇ íóÓúÊóÛúÝöÑú áóßõãú ÑóÓõæáõ Çááøóåö áóæøóæúÇ ÑõÄõæÓóåõãú
æóÑóÃóíúÊóåõãú íóÕõÏøõæäó æóåõã ãøõÓúÊóßúÈöÑõæäó
63.5. Dan apabila dikatakan kepada mereka: Marilah (beriman), agar Rasulullah memintakan ampunan bagimu, mereka membuang muka mereka dan kamu lihat mereka berpaling sedang mereka menyombongkan diri.
ÓóæóÇÁ Úóáóíúåöãú
ÃóÓúÊóÛúÝóÑúÊó áóåõãú Ãóãú áóãú ÊóÓúÊóÛúÝöÑú áóåõãú áóä íóÛúÝöÑó Çááøóåõ áóåõãú Åöäøó
Çááøóåó áóÇ íóåúÏöí ÇáúÞóæúãó ÇáúÝóÇÓöÞöíäó
63.6. Sama saja bagi mereka, kamu mintakan ampunan atau tidak kamu mintakan ampunan bagi mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.
åõãõ ÇáøóÐöíäó íóÞõæáõæäó
áóÇ ÊõäÝöÞõæÇ Úóáóì ãóäú ÚöäÏó ÑóÓõæáö Çááøóåö ÍóÊøóì íóäÝóÖøõæÇ æóáöáøóåö
ÎóÒóÇÆöäõ ÇáÓøóãóÇæóÇÊö æóÇáúÃóÑúÖö æóáóßöäøó ÇáúãõäóÇÝöÞöíäó áóÇ íóÝúÞóåõæäó
63.7. Mereka orang-orang yang mengatakan (kepada orang-orang Anshar): "Janganlah kamu memberikan perbelanjaan kepada orang-orang (Muhajirin) yang ada disisi Rasulullah supaya mereka bubar (meninggalkan Rasulullah)." Padahal kepunyaan Allah-lah perbendaharaan langit dan bumi, tetapi orang-orang munafik itu tidak memahami.
íóÞõæáõæäó áóÆöä ÑøóÌóÚúäóÇ Åöáóì ÇáúãóÏöíäóÉö áóíõÎúÑöÌóäøó ÇáúÃóÚóÒøõ
ãöäúåóÇ ÇáúÃóÐóáøó æóáöáøóåö ÇáúÚöÒøóÉõ æóáöÑóÓõæáöåö æóáöáúãõÄúãöäöíäó æóáóßöäøó
ÇáúãõäóÇÝöÞöíäó áóÇ íóÚúáóãõæäó
63.8. Mereka berkata: "Sesungguhnya jika kita telah kembali ke Madinah , benar-benar orang yang kuat akan mengusir orang-orang yang lemah dari padanya." Padahal kekuatan itu hanyalah bagi Allah, bagi Rasul-Nya dan bagi orang-orang mu'min, tetapi orang-orang munafik itu tiada mengetahui.
íóÇ ÃóíøõåóÇ ÇáøóÐöíäó ÂãóäõæÇ áóÇ Êõáúåößõãú
ÃóãúæóÇáõßõãú æóáóÇ ÃóæúáóÇÏõßõãú Úóä ÐößúÑö Çááøóåö æóãóä íóÝúÚóáú
Ðóáößó ÝóÃõæúáóÆößó åõãõ ÇáúÎóÇÓöÑõæäó
63.9. Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi.
æóÃóäÝöÞõæÇ ãöä ãøóÇ ÑóÒóÞúäóÇßõã
ãøöä ÞóÈúáö Ãóä íóÃúÊöíó ÃóÍóÏóßõãõ ÇáúãóæúÊõ ÝóíóÞõæáó ÑóÈøö áóæúáóÇ ÃóÎøóÑúÊóäöí
Åöáóì ÃóÌóáò ÞóÑöíÈò ÝóÃóÕøóÏøóÞó æóÃóßõä ãøöäó ÇáÕøóÇáöÍöíäó
63.10. Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: "Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?"
Qur'an 1.1